
Mahasiswa STISNU Aceh Menjadi Imam Tarawih Ramadhan Tahun 2026 di Kedah, Malaysia
Kedah, Malaysia – Salah satu mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama (STISNU) Aceh, Indonesia, bernama Zikrillah, mendapat kepercayaan menjadi imam salat Tarawih di salah satu surau di Kedah, Malaysia, pada bulan Ramadan tahun ini.
Zikrillah tampil memimpin jamaah dengan penuh kekhusyukan dan ketenangan. Dengan balutan jubah putih dan peci, ia berdiri di hadapan jamaah, melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan tartil dan suara yang merdu. Kehadirannya mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat.
Kepercayaan yang diberikan ini menjadi bukti kualitas pendidikan keislaman yang ditempuh di STISNU Aceh. Selain mempererat ukhuwah Islamiyah antara Indonesia dan Malaysia, momen ini juga menjadi pengalaman berharga dalam pengabdian mahasiswa di tengah masyarakat internasional.
“Ini adalah amanah sekaligus kehormatan. Semoga dapat memberikan manfaat dan keberkahan bagi jamaah,” ujar Zikrillah.
Peran mahasiswa Indonesia sebagai imam Tarawih di luar negeri menunjukkan bahwa generasi muda santri tidak



